BANTUAN HUKUM TERHADAP TERSANGKA ATAU TERDAKWA DALAM PERKARA TINDAK PIDANA

A.   Pengertian

Bantuan hukum terhadap tersangka atau terdakwa dalam perkara tindak pidana adalah bantuan hukum yang diberikan oleh advokat/pengacara mulai dari tingkat penyidikan sampai dengan pemeriksaan di sidang pengadilan. Bantuan hukum tersebut dapat berupa konsultasi hukum, mendampingi, membela dalam rangka kepentingan tersangka atau terdakwa selama proses pemeriksaan baik di penyidikan maupun di persidangan.

Pada dasarnya seseorang sudah berhak mendapat bantuan hukum, misalnya didampingi oleh advokat sudah mulai sejak adanya perkara pidana misalnya seseorang ingin membuat laporan pengaduan ke Kepolisian atas tindak pidana yang dilakukan oleh orang lain kepadanya, maka dalam hal ini dapat minta bantuan advokat untuk mendampingi ke kantor Kepolisian. Atau misalnya seseorang dilaporkan telah melakukan tindak pidana lalu dipanggi Polisi sebagai terlapor atau saksi, maka dapat juga didampingi oleh advokat.

Dalam praktik biasanya kebutuhan advokat mulai sejak seseorang menjadi tersangka di tingkat penyidikan (Kepolisian/Jaksa) sampai dengan menjadi terdakwa di pengadilan.

Dasar hukum tentang hal ini diatur dalam Pasal 54 KUHAP berbunyi “Guna kepentingan pembelaan, tersangka atau terdakwa berhak mendapat bantuan hukum dari seorang atau lebih penasihat hukum selama dalam waktu dan pada setiap tingkat pemeriksaan, menurut tatacara yang ditentukan dalam undang-undang ini.

 

B.   Bantuan Hukum  Terhadap Tersangka Pada Tingkat Penyidikan

Penyidikan  adalah  serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya (Pasal 1 angka 2 KUHAP).

Tersangka adalah seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana (Paal 1 angka 14 KUHAP).

Status seseorang sebagai tersangka dimulai sejak di tingkat penyidikan (Kepolisian/Kejaksaan) sampai ditingkat penuntutan (Kejaksaan).

Dalam memberikan bantuan hukum terhadap tersangka di tingkat penyidikan dalam rangka pembelaan perkara dapat dilakukan sebagai berikut :

  1. Menyiapkan Surat Kuasa Khusus sebagai dasar sahnya mendampingi tersangka, jika tidak ditunjuk oleh penyidik (Prodeo). Surat kuasa khusus tersebut ditunjukan kepada penyidik.
  2. Memeriksa dan menanyakan surat-surat yang berkaitan dengan perkara yang dihadapi tersangka, misalnya surat penangkapan dan penahanan. Jika ditemukan surat penangkapan dan penahanan tersebut tidak sah maka dapat diajukan praperadilan (Pasal 77 ayat 1 KUHAP.
  3. Mengajukan pemohonan untuk tidak ditahan atau permohonan penangguhan penahanan, jika diperlukan.
  4. Meminta kepada penyidik agar segera memeriksa tersangka dan selanjutnya dilimpahkan ke penuntutan (Kejaksaan) = Pasal 50 ayat (1) KUHAP.
  5. Tunjukan kepada penyidik kartu izin praktik sebagai advokat/pengacara ketika akan mendampingi tersangka (UU Advokat).
  6. Sebelum pemeriksaan oleh penyidik  dimulai usahakan dahulu bertemu tersangka untuk berdiskusi tentang perkara yang sedang dihadapinya. Lalu berikan nasihat-nasihat hukum (advis) dalam rangka kepentingan tersangka.
  7.  Dampingi tersangka pada saat penyidikan dari awal sampai akhir. Perhatikan, dengar, rekam atau catat dengan baik setiap tanya jawab antara penyidik dan tersangka.
  8.  Ajukan keberatan jika penyidik dalam memeriksa tersangka ada unsur paksaan, kekerasan, atau pelanggaran HAM sehingga membuat tersangka tidak bebas memberikan keterangan (Pasal 52 KUHAP).
  9.  Ajukan saksi yang meringankan bagi tersangka jika ada. Saksi ini diajukan terutama jika tersangka tidak mengaku sebagai pelaku tindak pidana yang disangkakan kepadanya. 
  10. Meminta kepada penyidik Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap tersangka (Pasal 72 KUHAP).1
  11. Dampingi tersangka di tingkat  penuntutan (Kejaksaan).

Bersambung……..

Soal UAS Pengantar Ilmu Hukum 2013/2014

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2013/2014

FAKULTAS HUKUM UNISI

 

Mata Uji / SKS     : PENGANTAR ILMU HUKUM / 3

Waktu                   : 90 Menit

Klas                      : I / B

Dosen Penguji      : TIARRAMON, SH., MH,

Sifat Ujian            : TERTUTUP.

Petunjuk :

  1. Jawablah dengan singkat dan jelas
  2. Jawablah 5 pertanyaan dari 8 pertanyaan yang disediakan

Pertanyaan :

  1. Mengapa kaidah hukum masih diperlukan, sementara dalam kehidupan masyarakat pada dasarnya sudah ada kaidah/norma yang mengatur tingkah laku manusia dalam pergaulan hidupnya yaitu kaidah agama/kepercayaan, kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan. Coba saudara jelaskan secara singkat !
  2. Ilmu Hukum meliputi ilmu tentang kaidah, ilmu tentang pengertian dan ilmu tentang kenyataan. Coba saudara jelaskan singkat maksudnya !
  3. Hukum dibentuk atau diadakan di tengah-tengah masyarakat pasti ada tujuannya. Coba saudara sebutkan tujuannya dengan mengacu dari teori yang ada ! ?
  4. Sebutkan dan jelaskan secara singkat sumber-sumber hukum formal ?
  5. Berdasarkan klasifikasi/pembagian hukum, menurut isinya hukum dapat dibagi menjadi hukum publik dan privat/sipil. Coba saudara bedakan kedua hukum tersebut, berikan juga contohnya !
  6. Hukum dibuat/dibentuk untuk ditegakkan dan diberlakukan. Coba saudara jelaskan faktor yang mempengaruhi dalam penegakan hukum dan apa perbedaan berlakunya hukum menurut teori kedaulatan rakyat dengan teori kedaulatan negara ?
  7. Hukum dibuat/dibentuk untuk diberlakukan dan ditegakkan. Untuk itu hukum harus memenuhi syarat berlakunya. Coba saudara jelaskan secara singkat, apa yang menjadi syarat berlakunya hukum dan fungsi hukum dalam masyarakat ?
  8. Jelaskan secara singkat, istilah dibawah ini :

a. Peristiwa hukum     b. Hubungan hukum e. Perbuatan Hukum

c. Hak dan Kewajiban  d. Subjek Hukum

 

Selamat Mengerjakan –

 

“ Barangsiapa makin bertambah ilmunya dan tidak bertambah hidayahnya,

 maka ia akan jauh dari Allah “ (Al Hadist, Bidayatul Hidayah).

“Yang paling berat menerima siksaan di hari kiamat ialah orang yang berilmu,

tetapi ilmunya tidak bermamfaat (Al hadist, Bidayatul Hidayah). 

Copy Right : By. Padepokan Rejoso 2014, “berotak london berhati masjidil haram”

SOAL UAS HUKUM PERDATA TA 2013/2014

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2013/2014

FAKULTAS HUKUM UNISI

Mata Uji / SKS     : HUKUM PERDATA / 3

Waktu                   : 90 Menit

Klas                      : III A/B

Dosen Penguji      : TIAR RAMON, SH., MH,

Sifat Ujian            : TERTUTUP.

 

 

Pertanyaan :

  1. Hukum Pedata dibagi 2 yaitu hukum perdata materil dan hukum perdata formil, coba saudara jelaskan perbedaannya ! dan sebutkan sistematika Hukum Pedata menurut KUHPerdata (BW) dan sistematika hukum perdata menurut Ilmu Pengetahuan !
  2. Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan subjek hukum ! dan sejak kapan menurut hukum subjek hukum mempunyai hak dan kewajiban dan kapan pula berakhirnya hak dan kewaiban tersebut ? berikan dasar hukumnya !
  3. Coba saudara jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan hak kebendaan ?  Bedakan antara hak bezit dengan hak milik ?
  4. Dalam hukum waris ada yang namanya ahli waris ab intestato dan ahli waris testamentair erfrecht, coba saudara jelaskan secara singkat perbedaannya ?
  5. Sebutkan unsur-unsur perikatan dan bentuk-bentuk prestasi ! serta mengapa perjanjian yang dibuat sebaiknya berbentuk tertulis ?
  6. Ada 5 alat bukti dalam hukum perdata, sebutkan ! dan apa yang dimaksud dengan kekuatan alat bukti sempurna dan permulaan, berikan contohnya masing-masing ! serta sebutkan jenis kadaluarsa ?
  7. Jelaskan secara singkat istilah dibawah ini :
    1. Handelingsonbekwaam
    2. Anak Zina dan anak Sumbang
    3. Penduduk Golongan Eropa, Penduduk Golongan Timur Asing dan Penduduk Pribumi

 

Selamat Mengerjakan –

“ Barangsiapa makin bertambah ilmunya dan tidak bertambah hidayahnya,

 maka ia akan jauh dari Allah “ (Al Hadist, Bidayatul Hidayah).

“Yang paling berat menerima siksaan di hari kiamat ialah orang yang berilmu,

tetapi ilmunya tidak bermamfaat (Al hadist, Bidayatul Hidayah). 

Tugas Gugatan

  1. Buatlah contoh surat kuasa dalam perkara perdata ? Selanjutnya buatlah contoh gugatan atau permohonan, misalnya permohonan talak, permohonan polygami. cerai gugat, gugatan tanah, gugatan harta. dll
  2. TUGAS INI DIKERJAKAN PADA KOLOM KOMENTAR / TINGGALKAN BALASAN DALAM  BLOG INI,PALING LAMBAT UAS, caranya klik google ketik Tugas gugatan  dan klik,  KLIK KOLOM TINGGALKAN SEBUAH KOMENTAR PADA TUGAS GUGATAN SILAHKAN COPY TUGAS SAUDARA YANG SUDAH DIKETIK DI WORD KE DALAM KOLOM TINGGALKAN BALASAN DAN KLIK KIRIM KOMENTAR. Ingat jangan lupa buat email saudara dan nama lengkap)

TUGAS PPKN

  1. Buat tugas makalah minimal 8 halaman sebagaimana topik yang telah ditentukan ?
  2. TUGAS INI DIKERJAKAN PADA KOLOM KOMENTAR / TINGGALKAN BALASAN DALAM  BLOG INI,PALING LAMBAT TANGGAL 26 JUNI 2013 (UAS), caranya klik google ketik TUGAS MATA KULIAH TIARAMON  dan klik, selanjutnya klik TUGAS PPKN,  KLIK KOLOM TINGGALKAN SEBUAH KOMENTAR PADA TUGAS PPKN SELANJUTNYA SILAHKAN COPY TUGAS SAUDARA YANG SUDAH DIKETIKA DI WORD KE DALAM KOLOM TINGGALKAN BALASAN DAN KLIK KIRIM KOMENTAR. Ingat jangan lupa buat email saudara)
  3. HAM (Syarifudin), Identitas Nasional (Andhika Pranata), Filsafat Pancasila (Mukrillah), hak dan Kewajiban WN (Parni), Demokrasi (Misbahudin), Wawasan Nusantara (M. Rasyid), Pancasila sbg paradigma kehidupan Kampus (Slamet Riyadi), Politik dan Strategi Nasional (Yovi Fantera)

TUGAS PUTUSAN HAKIM

  1. Buat tugas minimal 8 halaman dengan membahas topik tentang putusan hakim, upaya hukum dan eksekusi dalam perkara perdata ?
  2. TUGAS INI DIKERJAKAN PADA KOLOM KOMENTAR / TINGGALKAN BALASAN DALAM  BLOG INI,PALING LAMBAT TANGGAL 21 JUNI 2013, caranya klik google ketik TUGAS  PUTUSAN HAKIM TIARRAMON dan KLIK, KLIK KOLOM TINGGALKAN SEBUAH KOMENTAR PADA TUGAS PUTUSAN HAKIMSELANJUTNYA SILAHKAN COPY TUGAS SAUDARA YANG SUDAH DIKETIKA DI WORD KE DALAM KOLOM TINGGALKAN BALASAN DAN KLIK KIRIM KOMENTAR. Ingat jangan lupa buat email saudara)

Tugas UPAYA HUKUM

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan upaya hukum ?
  2. Jelaskan secara singkat upaya hukum biasa dan upaya hukum luar biasa dalam perkara perdata ?(TUGAS INI DIKERJAKAN PADA KOLOM KOMENTAR / TINGGALKAN BALASAN DALAM  BLOG INI, MINIMAL 3 HALAMAN PALING LAMBAT TANGGAL 11 JUNI 2013, caranya klik google ketik TUGAS MATA KULIAH  TIARRAMON dan KLIK, KLIK KOLOM TINGGALAKAN SEBUAH KOMENTAR PADA TUGAS UPAYA HUKUM SELANJUTNYA SILAHKAN COPY TUGAS SAUDARA KE DALAM KOLOM TINGGALKAN BALASAN DAN KLIK KIRIM KOMENTAR)
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 94 pengikut lainnya.